BEDAH PRODUCT SOFTLENS X2 SANSO #3

Penjelasan tentang SOFTLENS X2 SANSO

Social Media : https://linktr.ee/optikgeneral

By General Creator #jogjakarta #kacamatajogja #fyp #fwp #kontenviral #generalmobile #kacamataphotochromic #kacamatamurah #ugm #kontenmenarik #kontenpemula #kontenpositif #cantik #cantikmanis #kacamataminusberkualitas #kacamataradiasi #fashionweek #fashionstyle #viralvideo #viraltiktok #viralvideosof2022 #fashionweek #jogjafashionweek #malioborofashionstreet #jogjafashion #streetmalioborofashionweek #streeetmalioboro #jogjaistimewa #optikgeneral #sungglasses #kacamatapolarized #kacamatamurah #kacamatajogja #jogjakarta #optikgeneralpusat #generalmobile #kacamatakeliling

BEDAH PRODUCT, KACAMATA TR – 90 & ACETATE #1

Bedah Product , Kacamata & softlens , untuk video ini kita membahas FRAME TR – 90 & ACETATE , Kita juga mengasih tips bagaimana menggunakan kacamata yang benar

Social Media : https://linktr.ee/optikgeneral

By General Creator #kacamatapantai #kacamataradiasi #kacamataminus #kacamataminus #kacamatayogyakarta #optikgeneral #kacamatamitrakeluarga #jogjakarta #kacamatajogja #fyp #fwp

Tips dan Trick Memilih Kacamata Baca yang Nyaman.

Di tahun 2019 ini anak-anak di bawah umur pun sudah mengalami gangguan penglihatan dan memerlukan kacamata. Perkembangan teknologi yang begitu pesat dan meningkatkan pengguna smartphone setiap tahunnya adalah salah satu pemicunya, sehingga anak dibawah umur pun dapat mengalami kelainan penglihatan baik iitu rabun dekat, rabun jauh, maupun permukaan kornea mata yang tidak rata yang harus dikoreksi dengan penggunaan kacamata.

Namun tidak sembarangan lho untuk membeli atau  memakai kacamata baca, jika kamu tidak memilih kacamata baca dengan benar, tentu akan membuat kamu mudah pusing dan tidak nyaman selama memakainya.

Disini aku buatkan tips dan trick apa saja sih yang kita pertimbangkan sebelum memilih kacamata baca untuk kita.

Yang Pertama, periksa frekuensi presbiopi pada mata untuk kamu yang berumur lebih dari 40 tahun.
Tentu kamu mengetahui bahwa kacamata digunakan untuk mempermudah melihat secara tajam, bahkan jika kamu tidak sedang membaca. Kacamata baca itu memiliki parameter frekuensi yang disebut Presbyopia Degree. Berikut perkiraan frekuensi presbiopi berdasarkan usia:

40 sampai 45 tahun : +1,0
45 sampai 50 tahun : +1,5
50 sampai 55 tahun : +2,0
55 sampai 60 tahun : + 2,5
60 sampai 65 tahun : + 3,0
65 tahun : +3,50
70 tahun : +4,0
75 tahun : +4,5

Saat membaca atau melihat, kmu merasa tidak nyaman dan membuat mata cepat lelah, berarti kamu harus segera memeriksakan mata terlebih, kita bisa memeriksakan kesehatan mata kita di dokter mata di rumah sakit terdekat yang ada spesialis matanya atau jika sekedar ingin mengecek tingkat minus atau plus maupun silinder kita bisa memeriksakan di optik kacamata di kota mu, bisanya periksa mata di optik itu gratis dan mendapatkan resep ukuran mata kita, contohnya di Optik General Yogyakrta pemeriksan mata geratis dan di dampingi ahli mata yang kompeten di bidangnya.

Yang Kedua berdasarkan berat kacamata pada jenis frame.
Setelah kamu mengetahui frekuensi yang dibutuhkan, sekarang tentukan frame yang akan digunakan,
berat kacamata bisa mementukan kenyamanan, jika tidak pas bisa menyebabkan sakit kepala juga lho, pastikan juga memeriksa bahan frame serta berat bersih kacamata, maksutnya berat bersih itu berat satu set dengan lensa kacamtanya nya.

Bahan frame kacamata kira-kira dibagi menjadi tiga, yaitu logam, plastik, bahan kelas tingi.
yok kita bahas lebih rinci :

Bahan metal, memberikan kesan tajam pada penggunanya
Bahan metal, memberikan kesan tajam pada penggunanya
Metal dipilih karena kekuatannya, menimbulkan kesan tajam, dan karenanya dipilih oleh orang yang menggunakan kacamata setiap hari. Bagi Anda yang alergi pada logam, maka pilihlah kacamata dari bahan yang lain. Kami akan memberi sedikit penjelasaan lebih detail mengenai bahan yang terbuat dari logam serta perpaduannya.

Salah satu bahan logam yang sering dipakai adalah titanium murni karena sifatnya yang sangat ringan, dan kuat. Ada juga bahan dari titanium alloy, pengunaan paduan ini lebih ke bentuk rangka dan sedikit lebih berat daripada titanium murni. Sedangkan untuk alloy lebih sering digunakan untuk bingkai logam dan dari tiga jenis di atas maka alloy lah yang paling berat.

Bahan plastik, lebih ringan daripada bahan lainnya
Bahan plastik, lebih ringan daripada bahan lainnya
Ada empat jenis bahan plastik yang digunakan untuk bingkai kacamata. Yang pertama adalah asetat. Bahan ini paling sering digunakan dalam bingkai plastik karena sangat ringan, namun sangat mudah terbakar. Yang kedua adalah optil yang lebih ringan daripada asetat dan sering digunakan pada bingkai transparan. Kelemahannya adalah rentan terhadap panas.

Jenis yang ketiga adalah seluloid, yakni bahan utama bingkai plastik pada satu dekade yang lalu. Yang terahkir adalah tipe TR, di mana memang paling ringan di antara jenis lainnya serta tidak akan menimbulkan alergi. Anda bisa menjumpainya di rumah sakit, karena banyak digunakan untuk kateter dan alat medis lainnya.

Bahan bermutu tinggi, sangat stylish untuk asesori Anda
Bahan bermutu tinggi, seperti tortoiseshell dan emas
Bahan bermutu tinggi seperti tortoiseshell dan emas selain digunakan sebagai aksesori, ternyata juga digunakan sebagai bingkai kacamata. Tortoiseshell dipiih karena ternyata tidak menyebabkan alergi karena termasuk dalam bahan alami. Harga yang ditawarkan sepadan dengan awetnya bahan ini, dan Anda bisa memakainya dalam jangka waktu lama.

Yang Ketiga perkirakan kenyamanan berdasarkan ukuran
Saat memilih kacamata baca, hal yang penting untuk diperhatikan adalah panjang temple dan panjang bridgeTemple adalah bagian kacamata yang dimulai ujung gagang yang melengkung sampai pada bagian yang bisa dilipat. Bridge adalah bagian frame yang menyatukan lensa kanan dengan lensa kiri.

Jika Anda baru pertama kali menggunakan kacamata, cobalah sesuaikan juga bantalan hidung pada kacamata dengan hidung Anda. Saat membeli kacamata secara online, Anda harus terlebih dahulu memeriksa detil ukuran dengan tepat, misalnya: “55-18-140”.  Angka 55 adalah lebar lensa maksimal (mm), 18 adalah panjang bridge (mm) sedangkan angka 140 adalah panjang temple (mm).

Untuk mendapatkan kacamata yang nyaman ketika digunakan, Anda harus dapat memastikan panjang bagian bridge dan temple itu konsisten. Bagi Anda yang baru dalam menggunakan kacamata, pilihlah bantalan hidung yang nyaman ketika digunakan. Selain itu, penting untuk memastikan bagian bridge berbahan ringan dan tipis sehingga membuat Anda tidak pegal ketika memakainya.

Semoga Bermanfaat.

Kuy ! Jaga Kesehatan Mata Kamu dengan Beberapa Tips – Tips Berikut Ini

 

Kami memiliki beberapa fasilitas unggulan sebagai berikut :
1. MENERIMA PANGGILAN KERUMAH / INSTANSI – GO.MOBILE
2. MENERIMA PEMESANAN VIA ONLINE
3. MENERIMA PESAN ANTAR / COD / DELIVERY
Info lebih lanjut bisa langsung menghubungi kami di :
Telepon           : (0274) 284 0925
Handphone : 0858 6926 4030 / 0838 3068 9553 (WA)

LENSA BERUBAH WARNA – PHOTOCROMIC DAN BLUECHROMIC

 

Lensa berubah warna ada dua variant, yaitu : Photochromic dan Bluechromic, yang mana lensa Photochromic dan Bluechromic memiliki perbedaan.

Perbedaan dari lensa Photochromic dan Bluechromic diantaranya adalah :

1. Lensa Berubah Warna / Photochromic

Lensa tersebut akan berubah warna menjadi gelap / redup ketika berada di bawah sinar matahari. Sudah memiliki lapisan antiradiasi Sinar UV dan anti silau terhadap cahaya matahari.

2. Lensa Berubah Warna Anti Sinar Biru / Bluechromic

Lensa tersebut akan berubah warna menjadi gelap / redup ketika berada di bawah sinar matahari. Sudah memiliki lapisan antiradiasi Sinar UV sekaligus antiradiasi SINAR BIRU, anti silau terhadap cahaya matahari dan dapat melindungi kita dari bahaya sinar biru ketika sedang menggunakan gadget maupun laptop kesayangan.

Tidur Memakai Lensa Kontak Bisa Berdampak Buruk Untuk Kesehatan Mata

Jangan lupa melepaskan kontak lensa ketika tidur, karena bisa berbahaya bagi mata.

Lensa kontak merupakan pilihan untuk mengoreksi penglihatan bagi mereka yang merasa tidak nyaman menggunakan kacamata. Tapi, perlu diingat bahwa penggunaan lensa kontak membutuhkan perawatan yang tidak sembarangan. Ketelatenan dalam menggunakan lensa kontak akan menentukan kenyamanan dan kesehatan mata kamu.

Termasuk saat tidur, jangan lupa untuk melepas jenis lensa kontak harian. Sebab, terdapat risiko yang bisa mengenai indra penglihatan kamu.

Beda jenis lensa kontak, beda pemakaiannya
Lensa kontak adalah lensa yang diposisikan pada permukaan kornea mata, dan ditujukan untuk mengoreksi berbagai gangguan ketajaman penglihatan. Contoh gangguan penglihatan yang bisa dikoreksi lensa kontak adalah rabun jauh, rabun dekat, astigmatisme (silinder), serta rabun dekat akibat penuaan.

Saat ini, berbagai jenis lensa kontak dapat ditemui di pasaran. Bahan pembuatannya pun bermacam-macam. Ada yang bersifat sebagai lensa lunak (soft lens), lensa silikon hydrogel, lensa yang dapat ditembus oleh gas, lensa kontak hybrid, serta lensa yang terbuat dari PMMA (polymethyl methacrylate), bagi kamu yang tinggal di togyakarta Semua jenis lensa ini bisa kmu dapatkan di Optik General Kota Gede Yogyakarta.

Lensa lunak merupakan jenis lensa kontak yang paling populer. Hal ini dikarenakan lensa lunak sangat tipis dan mudah terbentuk mengikuti permukaan depan mata (kornea). Maka, lensa kontak jenis ini dengan mudah membuat penggunanya merasa nyaman dan tidak ada rasa mengganjal.

Lama pemakaian lensa kontak juga semakin bervariasi. Selain jenis lensa kontak yang bersifat sekali pakai, ada lensa kontak harian yang bisa dilepas dan dibersihkan setiap malam. Selain itu, ada pula jenis lensa yang bisa digunakan lebih lama (extended wear).

Meskipun harganya lebih mahal dan lebih jarang tersedia di pasaran, keuntungan dari lensa kontak extended wear adalah pengguna bisa tidur malam hari dengan menggunakannya.

Namun, jangan sekali-sekali Anda menyamaratakan cara penggunaan bagi seluruh jenis lensa kontak. Jenis lensa kontak harian sangat tidak disarankan untuk dibawa tidur.

Bahaya tidur dengan lensa kontak

Lensa kontak jenis harian harus dilepas dan dibersihkan setiap harinya. Ketika tidur, jangan sampai lupa untuk melepasnya. Sebab, risiko untuk terkena penyakit radang kornea mata atau keratitis akan meningkat. Ketahuilah, jenis radang ini begitu berat dan bisa menyebabkan kebutaan.

Keratitis merupakan kondisi terjadinya peradangan pada lapisan terdepan dari mata, yaitu kornea. Dalam proses penerimaan cahaya, kornea merupakan bagian yang sangat penting untuk ketajaman penglihatan.

Keratitis sangat mudah terjadi ketika lensa kontak tidak higienis. Saat lensa kontak dihinggapi kuman, dan kuman berpindah ke kornea, tentu risiko infeksi dan radang akan sangat meningkat.

Kuman-kuman yang paling sering menyebabkan keratitis akibat lensa kontak berupa bakteri, virus, jamur, dan parasit (khususnya parasit jenis akantamuba).

Semakin jarang kamu melepas lensa kontak untuk dibersihkan, tentunya kadar higienisnya akan semakin berkurang.

Ditambah pula ketika tidur, mekanisme pembersihan kotoran dan kuman lewat berkedip serta produksi air mata yang mengandung fungsi antikuman akan berkurang. Akibatnya, dapat timbul berbagai gejala sebagai berikut:

-Mata merah
-Nyeri pada mata
-Penglihatan kabur
-Mata berair terus-menerus
-Banyak belekan
-Merasa silau
-Terasa seperti ada yang mengganjal saat berkedip.

Keratitis termasuk salah satu bentuk infeksi berat yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Kehilangan penglihatan secara permanen bisa terjadi bila kondisi ini tak segea diatasi.

Tips membersihkan lensa kontak

Demi menjaga kualitas lensa kontak – karena bisa berimbas pada mata – terapkan cara perawatan lensa yang baik dan sesuai dengan jenisnya. Ketika kamu menggunakan lensa kontak yang bersifat harian, jangan lupa melepaskannya pada malam hari untuk dibersihkan.

Bersihkanlah lensa kontak dengan cairan pembersih khusus seperti disinfektan lensa kontak. Jangan gunakan sembarang air, misalnya air keran. Pastikan juga kebersihan tangan Anda dengan mencuci tangan secara saksama, sebelum membilas lensa kontak.

Memakai lensa kontak harian pada saat tidur di malam hari sangat tidak disarankan. Lensa kontak jenis ini hanya untuk digunakan selama kamu terjaga dan harus segera dilepaskan ketika akan tidur. Hal ini demi menghindarkan organ penglihatan kamu dari peradangan berat pada kornea – seperti keratitis – yang bisa mengganggu kesehatan mata mu.

Semoga Bermanfaat.